Ide “Gelo” Bisnis
Gw bukanlah pebisnis, bukan juga orang yang penuh dengan ide-ide “gelo”. Gw kadang2 punya ide “gelo”, seringkali biasa aja kaya orang gelo. Tapi gw punya keyakinan (*karena belum bisa membuktikan, jadi yakin aja deh*) kalo orang2 sukses di bisnis itu sama aja kayak gw. Bukan orang yang penuh dg ide2 gelo, tapi kadang-kadang ajah. Dan dari beberapa ide gelonya, satu ajah yg direalisasikan, akan menjadi suatu produk “ide gelo” dia yang bener2 sukses. (*Gitu kali yaaa…*)
Kalo mau buka bisnis, dikarenakan begitu menderitanya menjadi karyawan yg gajihan sehingga ingin balas dendam dg membuat orang lain gajihan sementara dirinya ngga, harus (*ngga harus2 bgt sih*) mempunyai ide2 “gelo” yang kreatif.
Sebelum menggali ide “gelo” bisnis, gw definisikan dulu apa itu ide gelo. Simpel aja, ide “gelo” tidak harus 100% bikinan sendiri. Ide gelo bisa merupakan modifikasi, ramuan dari berbagai ide (baik ide gelo maupun ide yg ga gelo), dan inovasi dari suatu bisnis yg sukses (atau ga sukses) yg pernah ada..
Ide2 “gelo” bisa dimunculkan dan dilatih, coz percayalah tiap orang mempunyai ide2 gelo tapi belum bisa muncul, dikarenakan kurang trigger. Simaklah penuturan si Bodoh mengenai beberapa hal yg bisa membangkitkan ide “gelo” yang terpendam dalam diri Anda (*Anda?*)
1. Sering melakukan silaturahim. Mengobrol dan memperbanyak jaringan akan membuat Anda kaya akan ide2 dan pemikiran mereka. Secara tidak disadari Anda akan terpengaruh sedikit atau banyak. Sehingga bisa membentuk personality trait Anda. Hubungannya dengan ide “gelo”, Anda bisa meramu lalu meracik ide2 relasi Anda menjadi ide “gelo” buatan sendiri.
2. Sering2 baca berita. Baca situs2 berita atau apalah. Coz kadangkala (kadang-kadang juga ga apa2) ada berita mengenai ide2 gelo orang lain.
3. Jangan bertanya “Kok itu gini sih?” atau “Kok ini gitu sih?”. Tapi selalu bertanya dalam fikiran Anda “Kenapa ga gini?” atau “Gimana kalo digini’in?”. Pertanyaan seperti ini akan membangkitkan “harimau” gelo yg terpendam dalam diri Anda.
4. Nah ini yg agak sulit tapi lakukanlah. Luangkan waktu setidaknya satu jam seminggu atau sehari untuk menampung ide2 gelo Anda. Kalo belum ada ide gelo, manfaatkan waktu itu untuk memaksa diri (*otak lebih tepat*) Anda untuk mengeluarkan ide “gelo”. Jadi orang gelo dulu barang satu jam.
Nah gw yakin (*yakin lagi ah……..*) inilah beberapa hasil ide2 gelo yg bisa Anda kumpulkan untuk diracik atau dilakukan modifikasi dan inovasi.
Bidang Restoran
Restoran dengan suasana gelap gulita . Bener2 gelap, sehingga Anda ga bisa melihat makanan yg akan Anda makan. Ide “gelo” yg dijual adalah
· Suasana gelap
· Bisa memperkerjakan orang tunanetra sebagai penuntun dan pelayan (kecuali pas bayar)
· Pelanggan bisa menikmati emosi makanan dg memfokuskan pada beberapa indera saja yang selama ini tidak diaktifkan (*mengingat indera penglihatan menjadi andalan*).
Source: http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/03/tgl/02/time/165438/idnews/551467/idkanal/10
Restoran yang menyajikan makanan super besar dg harga yg terjangkaw. Ide gelo yg dijual:
· Lebih menekankan pada perputaran uang yg cepat daripada untung yg besar dr tiap satu produk yg dijual
· Kebanyakan (*gw yakin*) orang mempertimbangkan masalah kuantitas. Kalo kualitasnya sama yg berikutnya adalah kuantitas dan harga.
· Setiap orang pasti ingin mencoba. Dan karena ingin mencoba misalkan sampai terjadi antrian, maka peliharalah antrian itu, coz akan membuat pelanggan Anda membeli produk Anda dalam kuantitas yg banyak. Udah lama2 ngantri masa cuma beli satu.
Source: Temennya Risyda
Ada ide lain lagi dengan menggunakan pelayan restoran cewek bugil. Tapi ini tidak termasuk ide gelo, ide “ngeres”. OK dari kedua ide di atas, mungkin Anda bisa memodifikasi menjadi ide gelo Anda? Hentikan membaca, dan renungkan ide gelo Anda.
………………..5 menit……………..
……………..…20 menit ……………
………………..45 menit ……………
…………….…1 jam…………………
Cukup!!!
Bidang Konsultan: Outsourcing
Bisnis ga harus jualan produk real. Produk bisa jasa lebih mahal daripada barang. Nah bisnis jasa konsultan mungkin sebuah ide “gelo”.
Mungkin bagi sebagian orang, merasa muak untuk bekerja sebagai pegawai konsultan, apatah marketing research, financial technology, atau economic consulting. Tapi gw yakin, orang itu akan senang kalo jadi boss-nya. Ya… kan?
Mungkin zaman dulu, ga kepikiran bikin konsultan marketing research. Dulu research dilakukan dalam tubuh perusahaan. Dikarenakan beberapa factor antara lain, waktu, kevalidan data dan pengalaman, membuat perusahaan marketing research dipilih oleh beberapa perusahaan untuk menjalankan strategi bisnisnya. Atau yang lain, advertising, financial dan masih banyak lagi.
Kata kunci dari konsultan adalah “outsourcing”. Daripada perusahaan cape2 melakukan sendirian dikarenakan faktor2 tadi, lebih baik dia memilih konsultan atau meng-outsourcing-kan kerjaannya ke perusahaan lain. Contohnya marketing research pada umumnya terdiri atas bagian Field, Data Processing, dan Research Executive. Nah, sekarang muncul beberapa perusahaan yg cuma ngerjain Field aja atau Data Processing aja. Nah……, kalo Anda seorang karyawan, amati dan fikirkanlah di tempat kerja Anda, “Apa yah yg bisa gw outsourcing-kan?”
Sekarang hentikan aktivitas Anda, lalu temukan ide “gelo” …………………………!
Sebenernya, kalo mau digali lagi, masih banyak bidang2 lain yg bisa memicu ide gelo bisnis Anda. Sengaja tidak saya utarakan (*selatankan juga ga apa-apa*), guna memberikan kesempatan buat Anda untuk memanfaatkan waktu satu jam sehari atau seminggu untuk berfikir menelurkan (*melahirkan kalo mamalia*) ide2 “gelo”
Selamat jadi orang “gelo”. “Gelo siah maneh mah!”


nadya 12:48 am on 4 Juni 2006 Permalink |
hahahaaa….good idea..gw suka yg gelo-gelo…ga terbatas sama sistem yg ada..
aan 4:17 pm on 24 Maret 2007 Permalink |
wah…bener2 gelo pisan eui idenya…
Mas, boleh donk minta dikirimi ide gelonya lagi?
Kalo gak keberatan, boleh di kirim ke: 4ex@plasa.com
Thank’s
Mengintip dalam Gelap « Mencerdasi Hidup 5:14 am on 9 Maret 2009 Permalink |
[...] Mungkin Anda sudah bisa menebak jenis cafe ini dari namanya. Blind Cafe dengan jargon “The journey of Taste” menawarkan pengalaman makan dalam suasana totally dark. Di Indonesia, baru ada satu restoran yang menawarkan konsep ini mengikuti konsep serupa di Eropa. [...]