Sangat memalukan! Masa banjir di kota sendiri aja, drainase Jakarta tidak bisa mengatur aliran air hujan selama 2 hari? Sekarang terbukti kan, banjir di Jakarta bukan kiriman dari Bogor, makanya jangan nyalahin orang Bogor melulu. Harusnya Jakarta dan penduduknya melakukan autokritik, salah satunya: orang Jakarta jangan bikin villa di Bogor (dan Cianjur)!

Hujan 2 hari ini sangat memalukan karena air hujan menggenangi bandara. Yang mana bandara ini adalah port (celah masuk) bagi orang asing menuju negeri tercinta Indonesia. Oleh karena itu, saya mengusulkan agar PT Angkasa Pura (Angkasa Pura berapa sih?) untuk memberikan layanan tambahan berupa penerbangan dengan pesawat Amfibi. Sehingga dalam keadaan apapun (banjir atau kering) bisa mendarat di bandara ini. Selain itu, saya usulkan juga buat PT Garuda Indonesia untuk segera menjawab permintaan pasar: pesawat amfibi baik kelas eksekutif maupun ekonomi.

Tapi harus diingat pesawat amfibi itu bukan pesawat katak. Nanti loncat2 dong Ha…ha…ha…! Mana nih ahli banjir dari bang Kumis belum beraksi…?