Teringat 2 tahun lalu ketika Medical Check Up mau masuk kantor. Semuanya dicheck kecuali wasir.

“Mas, wasirnya mau saya cek?” tanya dokter cewek.
“Heh!” saya bengong.
“Kalau ga mau ya ga apa-apa, ga bakalan dicek. Tinggal saya tulis aja di report-nya kalau orangnya ga mau dicek wasir!”

Lega banget setelah mendengar penjelasannya. Saya sih mendingan, ini temen kantor saya yg baru medical check up malah ditanyanya begini pas mau diperiksa wasir,

“Mas, mau dicolok?” tanya dokter cowok.
“Ngga-ngga… ga usah….!” jawab temen kantorku tergesa-gesa.

Sebelum ditanya mau dicek wasir, saya diperiksa seluruh tubuh sehingga harus buligir alias undress kecuali celana dalam. Halah aing mah, untung saja waktu itu celana dalamnya ga yg bolong :-D (Nasihat temen kantor saya jangan pernah pake celana dalem bolong kapan pun. Buang aja. Takutnya ada apa2 yg mengakibatkan celana dalam kita terekspos, bisa jadi malu, misalnya kecelakaan , a’udzubillaahi min dzalika). Dicek apakah ada tattoo atau apalah saya ngga ngerti dia ngapain.

Nah, hari ini juga begitu. Medical Check Up kali ini bukan untuk masuk kerja, tapi proses menjadi nasabah Prudential. Karena saya pernah kena TB, jadinya harus difoto rontgen sama check up. Ga kepikiran bakalan bugil lagi. Untung aja kali ini celana dalamku bagus. Koleksi daleman saya sekarang bertambah dan masih worthed lah untuk dipake show off ke dokter. Halah confidential ga sih…!