Museum ini terletak di kota hujan Bogor. Gedungnya berada dalam area Kebun Raya Bogor atau nama kerennya adalah Botanical Garden. Sehingga karcis masuk ke museum ini telah digabung dengan karcis masuk ke Botanical Garden. Waktu itu seharga Rp9500 per orang.

Ini adalah kunjungan saya yg kedua ke museum ini. Duluuu….. pas saya SD diajakin Babeh ke Bogor untuk ngurusin uang pensiunan almarhum kakek di Bogor. Ini mengisi waktu luang, Babeh ngajakin jalan2 ke museum ini. Sejak itu, walaupun saya lebih dari 4 tahun tinggal di Bogor, belum pernah lagi masup ke sana. Baru kali ini mengunjungi lagi setelah ngobrol2 salah seorang temen yg baru masuk LIPI yg berkantor di Kebun Raya Bogor.

Ini OOT tapi bagus juga infonya. Saya baru tahu, ternyata di Indonesia ada 4 Kebun Raya, yakni KB Bogor, KB Cibodas, KB di Bali dan satu lagi ngga tau di mana, lupa. Yang di Bogor itu untuk penelitian tanaman basah rendah, kalau KB Cibodas untuk tanaman basah tinggi. Yang 2 sisanya adalah untuk penelitian tanaman kering rendah dan tanaman kering tinggi.

Kembali lagi ke Museum Zoology. Di sana ada banyak hewan2 yang diawetkan dan beberapa rorongkong. Mulai dari rorongkong ikan paus biru, di mana ini adalah makhluk hidup bergerak terbesar di bumi. Si Paus ini ditemukan terkapar mati di pantai Pameungpeuk, Jawa Barat bagian selatan. Dan subhanallah gede banget… Di ruangan2 lain, ada juga rorongkong manusia dan primata. Jadi merinding liat rorongkong manusia, itu rorongkong siapa yah…. Jadi kasian sama rorongkong itu dan jadi inget juga buku STIFF (yg udah pernah saya tulis di blog ini).

Di ruangan lainnya seperti kebun binatang tapi semuanya mati karena telah diwetkan. Ada juga koleksi serangga dan kupu2. Subhanallaah… itulah kalimat yang selalu terucap ketika melihat keragaman makhluq Allah. Astaghfirullah juga kadang muncul pas liat rorongkong manusia. Semua ilmuwan mengakui bahwa makhluk hidup di Indonesia baik flora maupun faunanya adalah salah satu yang terkaya di dunia. Tapi…. hewan yang saya liat sehari2 malah ayam, ikan (itu juga udah tinggal ‘am), kupu2, tikus, nyamuk, semut, cecak. Hewan yg lainnya udah jarang liat. Katanya kaya, tapi itu2 aja hewannya.