Buku Traveler lagi: The Naked Traveler
Satu lagi buku jalan-jalan: The Naked Traveler yang ditulis (kalau menurutku) denganĀ nama pena Trinity. Seru dan informatif. Orangnya jujur, seperti blogger yg isinya bener2 log kegiatan sehari2.
Tapi sayang dia bukan muslim. Bukan masalah di keyakinannya sih, tapi biar tahu aja kalau di daerah yg dia kunjungi itu seperti apa reaksinya terhadap seorang muslim secara Islam sedang giat2nya diperangi oleh Bush dkk. Terus gimana cara orang itu mempertahankan kekonsistenan shalat 5 waktu. Bagaimana juga perjuangan mencari makanan halal. Sehingga jadi referensi juga buat saya seorang muslim.

3 Mei 2008 at 12:10 pm
Tah tadina sy rek rekomendasi buku ieu di post sblumna, tapi asup wae sepam :P.
Emang tina blog Rid naked-traveler.blogspot.com
5 Mei 2008 at 11:04 am
O… Tapi blogspot diblok IT kantor urang… Jadi teu rada nyeri hate lah meuli bukuna ge….
5 Mei 2008 at 6:21 pm
punten tadi kekomen 2 kali di buku tamunya,, gak sengaja,, emm.. iya.. buku travelling emang bikin excited pas kita bacanya. sayangnya emang jarang ada yang menceritakan cara aman travelling tanpa melalaikan kewajiban sebagai muslim. bahkan edensor yang penulisnya jelas2 menyatakan bahwa dia muslim saja gak mendeskripsikan gimana cara dia cari makanan ato menunaikan solat…
6 Juli 2008 at 6:05 am
[...] harus ikutan all day rafting Citarik-Pelabuan Ratu atau bungie jumping seperti yang sudah dilakukan Trinity si Naked Traveler [...]