al-Quran Digital

al-Quran Digital

al-Quran digital memang bukan hal yang baru dikenal, tapi baru ngeh berguna ketika al-Quran digital ini bisa dibaca menggunakan gadget or henpon jadi ga usah bawa mushaf ke mana-mana. Gadget seperti ini mempunyai keunggulan seperti ini:

  • Membuat harta kita menjadi berkah karena digunakan untuk kebaikan
  • Tidak menambah barang bawaan, karena udah jadi satu dengan gadget lain or henpon
  • Masih bisa baca meskipun sedang gelap gulita atau mati lampu
  • Jika digunakan untuk memerhatikan bacaan imam, menggunakan al-Quran digital dibandingkan mushaf al-Quran memiliki kelebihan berikut: ukurannya lebih kecil, bobotnya lebih ringan, tidak usah membalikan halaman, tidak usah menandai bacaan imam, gerakan ga perlu ketika shalat bisa diminimalisir.

Saya sudah mengamalkan al-Quran digital ini. PDF al-Quran dibuka di layar Nokia E71. Walaupun hurufnya kecil tapi cukup nyaman untuk dibaca. PDF al-Quran yang saat ini saya gunakan didapat dari sini (tunggu linknya :P ). Saya menggunakannya untuk memerhatikan bacaan imam ketika shalat qiamullail dan kadang untuk tilawah “hanca” sendiri. (Btw, hanca teh basa Inggrisna bookmark sanes?)

Sebenernya besar-kecil huruf yang ditampilan di layar gadget ditentukan oleh file al-Quran digital itu sendiri. Ada aplikasi sangat berguna untuk membuat file al-Quran digital sendiri yakni al-Quran in Word (semoga Allah memberikan fahala berlipat pada pembuatnya). Program ini membantu kita menuliskan ayat-ayat bahkan surat al-Quran di dalam Ms Word. Dari Ms Word, kita bisa mengeprintnya menjadi format PDF. Untuk mengecek kenyamanan ukuran hurufnya, silakan buka file tersebut di gadget anda.

Di masa datang, saya sangat yakin, gadget al-Quran digital akan marak dan menggeser peranan mushaf yang saat ini ada. Malah, terobosan BTEL dengan merilis Henpon Esia Hidayah mungkin menjadi salah satu awal mula yang baik dalam proses transisi dari mushaf al-Quran ke al-Quran digital. Dengan demikian, al-Quran digital pun akan menjadi salah satu dari seperangkat alat shalat yang biasa digunakan sebagai mahar atau maskawin.

Jadi inget pas MR bilang, ke depan di LQ-an harus pake leptop, eh ternyata tidak menunggu lama, sekarang LQ pake leptop bukan lagi hal yg aneh.