Bebaskan Ibu Prita dari Tuntutan

Bebaskan Ibu Prita dari Tuntutan

Surel Mba Prita mengenai pengalaman buruk layanan RS di Indonesia bukan yang pertama. Sudah sering kita baca di Surat Pembaca atau di manapun mengenai betapa buruknya layanan RS di negeri kita. Mengerikan memang melihat kinerja RS di Indonesia ini. Mahal sih iya, bisa bikin pasien bangkrut seketika, tapi layanannya? Ya begitulah.

Dalam sebuah kesempatan, jauh sebelum kasus RS Omni ini muncul, Prie GS pernah memberikan refleksinya di SMART FM. Refleksi tersebut bercerita mengenai temannya yang berobat ke Singapura. Awalnya, jika kita ga tau sebabnya, akan menganggap orang yang berobat ke Singapura adalah orang-orang hanya ingin pamer aja. Ternyata tidak. Temannya Mas Prie ini berobat ke Singapura karena tidak puas dengan layanan RS di Indonesia.

Begitu juga temen kantor gw. Setelah anaknya berobat di Jakarta, dia tidak puas. Tidak puas bukan dari layanan sih tapi dari hasil diagnosisnya. Kondisi anaknya tidak kunjung membaik. Akhirnya, dia bawa anaknya berobat ke Singapura dan merasa tenang dengan penjelasan dokter di sana setelah melewati serangkaian tes dengan alat-alat kedokteran canggih.

Mungkin gw juga akan seperti itu jika punya uang… Daripada gondok dengan pelayanan di RS di Indonesia mendingan ke Singapura kali ya… Sekalian jalan-jalan kalau udah sembuh… :P

Khusus buat RS Omni International, saya do’akan semoga Manajemen RS tersebut segera sadar:
1. Membatalkan tuntutan terhadap Mba Prita
2. Memecat dokter dan pegawai tidak benar
3. Meminta maaf terhadap seluruh masyarakat Indonesia
4. Berjanji bahwa kasus serupa tidak akan terulang kembali
5. Berjanji akan memberikan pelayanan yang superb.

Hm… kata PNS, “Jangan salahin kita terus dong. Orang pegawai dan dokter yang dibayar jauh lebih mahal dari kita aja pelayanannya seburuk itu. Jadi, kalau kita lebih buruk, ya wajar toh?” (PNS yang berkinerja baik jangan tersinggung ya… hihihi… nanti malah gw yang dapet giliran kena UU ITE).

Eh ternyata, Subhanallah ya… kekuatan para bloggers bisa juga membuat keadilan tegak, semoga! Bangga deh menjadi bloggers… :D Mba Prita, jangan khawatir, kita tetep mendukungmu…!

Update
Dalam kasus RS Omni International ini gw ga mendukung Mba Prita dalam hal layanan RS Omni Intl. Tapi mendukung Mba Prita dalam hal kebebasan berpendapat. Maksudnya kenapa komplen atau curhat harus dilawan dengan hukum, ya cukup aja dengan hak jawab di media (di surat pembaca) dan atau milis.