Diproteksi: Siap-Siap!
Posted 29 Juli 2008 by Mang KumlodCategories: Backpacking South East Asian, Traveling
Tags: Backpacker, Persiapan
Hai semua… Sudah sakaw ga tahan pengen posting di sini. OK deh.
Singkatnya, saya sudah melakukan keinginan saya yang ada di daftar yang ingin saya lakukan di halaman about mang kumlod, yakni backpacking Asia Tenggara. Dalam 8 hari kemaren, saya telah menginjakkan kaki di negara tetangga ASEAN tanpa visa: Singapura, Malaysia dan Thailand. Memang sangat singkat sih, apalagi di Singapura, cuman numpang lewat beberapa jam aja dan ngerasain macet pertama kali di negara orang lain. Singapura ternyata ga mau kalah sama Jakarta, macet juga…
Dalam postingan ke depan insya Allah akan saya tulis tentang testimoni backpacking Asia Tenggara dengan komunitas ibackpackerclub di bawah asuhan kang Ocon. Selain itu akan saya ceritakan jurnal perjalanannya juga. Cara penyampaiannya disamakan dengan cerita sejarah klasik (note: sejarah klasik, berurutan waktu, sedangkan sejarah moderen, tak berurutan waktu) dan dibagi berdasarkan objek wisatanya: Siap-siap!, Road to Kuala Lumpur, Exhausted at KL, Beat the Krabi Beach, Defeating Koh Samui, Bangkok Rendevous dan terakhir adalah satu tulisan bonus berpassword (Dilarang Penasaran yak!
). Selain tulisan, akan ditampilkan foto2 terbaik saya menggunakan kamera Canon PS A720 IS dan rincian biayanya selain makan biar Anda semua bisa ngikutin dan bilang dengan mulut jebew,
Ah ternyata biayanya cuma segitu?
Kalau gitu mah, gw juga bisa atuh backpacking ke luar negeri!
Nah kalimat itulah yang saya harapkan dari Anda semua setelah membaca testimoni dan tujuh jurnal yang insya Allah akan saya tulis.
Back to Jakarta, back to my routines
Back to Jakarta, back to polution
Back to Jakarta, back to work
Back to work, back to collect money for another backpacking
Kehidupan saya sebagai blogger sudah dimulai sejak 3 tahun lalu. Namun, karena hobby saya selain menulis blog adalah ngenet sambil downloading, maka di kantorku saya menjadi PEGAWAI BERPRESTASI NGENET. Bagian IT mempublikasikan ranking users yang menggunakan bandwidth terbesar. Dan, yesss… saya menempati juara ke dua. Tapi jangan anggap remeh juara ke dua juga, soalnya juara pertama dimiliki oleh server. Jadi wajar dong kalau saya kalah sama server. *Maluw mode ON*
Setelah email publikasi tersebut diterima oleh seluruh pegawai, saya jadinya pengen diem aja di kubikal. Ga mau ketemu orang2 di kantor. Pulang-pergi kantor saya menunduk dengan jalan cepet. Saya juga memilih naek tangga daripada harus bertatap muka sama pegawai lain di dalam lift. Pengennya sih saya ngambil semua cuti tahunan, tapi apa daya, sayah belum boleh ngambil cuti.
Dan… episode Pegawai Berprestasi Ngenet pun terlewat juga setidaknya dalam dua minggu *fiuh… legaa*. Dengan “gamparan” dari divisi IT ituh, aktivitas berinternet sambil kerja saya kurangi. *Tapi ga signifikan kayaknya
* Sekarang al-Hamdulillaah, saya bisa ngenet murmer pake Axis. Sehingga saya bisa ber-euforia menemukan kembali the real me.
Aktivitas blogging saya mulai sehabis pulang kantor. Hasrat membara pengen online membuatku menggigil ketika harus kerja overtime. Kegiatan blogging saya ditemani oleh radio kesayangan SMART FM. Biasanya kegiatan blogging saya berakhir sekitar jam 12an malam. Sementara itu, di kantor, pas jam istirahat, saya seringkali mengecek2 blog dan kepaksa ngasih komen ketika saya ga bisa nahan hasrat ngomen sampai tiba di kosan.
Namun, insya Allah saya akan OFF selama seminggu ke depan untuk mencoret salah satu list kegiatan yg ingin saya lakukan (liat di About Mang Kumlod). Jadi ini adalah tulisan saya yang terakhir di blog ini sebelum saya OFF. Tapi insya Allah saya akan usahakan untuk tetap berkicaw di http://twitter.com/ipk4cumlaude (bisa dilihat juga di widget ipk4updates di sidebar paling atas). Makanya momen ini sangat pas buat saya untuk mengucapkan:
Terima kasih atas dukungannya berupa perhatian2 dalam bentuk tulisan dan komen temen2 bloggers semua. Banyak ilmu yg saya dapatkan dari Anda semua.
Saya juga mohon maap yang sangat tulus atas segala tulisan2 dan komen2 yg menyakitkan hati. Tolong diikhlaskan saja yah…
Mohon do’akan juga biar saya selamat dan ngga sakaw selama seminggu ke depan karena pengen online.
Mudah2an saya bisa muncul kembali menulis di sini dan ngomen di blog Anda semua. Eh tapi harus dimaapin dulu yak!
Terakhir, mudah2an kita semua selalu berada dalam lindungan Allah. Amiiin.
Yu ah wassalaamu’alaykum. Daaadaaaaaaghhhhhhh…..!!!!
Udah gede, tapi masih suka nonton anime, begitula saya adanya. Tapi sekarang cuman ngikutin anime Naruto aja. Capek ah anime mah episodenya panjang-panjang. Kalau yg episode pendek, misal 9-10 episodes saja (kayak dorama) saya tonton biasanya.
Nah, di pelm anime pasti selalu ada soundtrack-nya. Lagunya sebenernya bukan lagu anak-anak tapi dimasukkin kategori anak-anak biar free tax (bukan begitu Emiko-san?). Begitupula anime Naruto, lagu soundtracknya (sebelum dan setelah pelm) banyak, namun dari sekian banyak itu, yg paling saya favoritkan adalah lagunya Akeboshi berjudul Wind (English) dan satu lagi lagu Go! (Fighting Dreamers) berbahasa Japlish yang dibawakan oleh Flow. Tapi saat ini saya tulis yg Wind-nya Akeboshi dulu, saya kategorikan lagu ini sebagai lagu motivasi. liriknya
Mie ini made in Malaysia. Eit tapi jangan salah sangka dulu kalau ini adalah kelakuan buruknya Malaysia yg doyan ngeklaim. Dari imponya mas “bandung bandungan” di bawah ini, ternyata Bandung di sini berarti berwarna pink. Jadi mie ini warnanya pink. Ah nanti saya coba beli deh di Malaysia, seenak apa sih Mie ini. Enakan mana sama Indomie? ![]()
Komentar Terakhir